Sedang berada di tengah-tengah kesibukan seorang "kecambah guru"
yang ternyata super duper melelahkan....
repot!!
Lebaran taun ini mungkin lebaran yang penuh makna.
Dimana lebaran gag kerasa kayak lebaran (yo tah aku terdampar di "Rumah
pesakitan")
Baru kali ini lah gag berdaya sampe satu bulan...
*bolos magang hampir 2 minggu
*bolos puasa hampir sebulan!(sama aja kayak gag ikut puasa Ramadhan)
Tapi,,,aku dapet banyak hikmah(
banyak amplop juga =p)
Ditungguin ortu ma adek lamaaa~ banget, puas ngobrol sana-sini ini-itu ina-inu sampe gag jelas juntrungannya...
Mungkin hal kemarin itu, berpuluh-puluh pil yang harus kuminum, belasan kali suntikan yang dirasa bukanlah hal yang diinginkan siapa pun, termasuk diriku.
Namun, aku pun masih amat sangat bersyukur, diingatkan Tuhan dengan cara yang halus.
Karena pemandangan yang aku lihat di luar sana(kalau itu bisa disebut pemandangan) membuatku lebih memaknai arti kehidupan, arti dari tiap detik waktu yang ku jalani, tiap sekali aku menghirup udara.
Betapa aku harus sangat bersyukur, jika aku melihat mereka, yang dengan wajah lelah namun masih penuh harap, menunggui orang terkasih mereka di ruang isolasi itu, ruang yang bahkan hanya dengan membaca namanya pun sudah mampu membuat jiwa kita tergetar.
Wahai teman-temanku semua, marilah kita saling mengingatkan dimana *mengeluh* bukanlah suatu hal yang pantas dilakukan seorang manusia jika kita belum melihat kaum kita di luar sana, jika kita belum mengingat kembali diri kita sebelumnya dengan atribut yang kita kenakan, dengan perilaku yang kita tunjukkan.
Alhamdulillah~
terima kasih ya Allah, Kau masih mengijinkanku menjalani hidupku yang sangat berharga ini
<3
0 comments:
Post a Comment